Manusia mempunyai kecenderungan berlaku sombong, apalagi jika ia mempunyai kelebihan, baik itu berupa kelebihan fisik atau pun kelebihan harta.
Orang yang sombong sangat mudah dilihat, kalau berbicara meremehkan orang, tak mau kalah, menolak kebenaran yang dikatakan oleh orang lain dan jarang memperhatikan lawan bicaranya, atau yang lebih parah lagi adalah sering memalingkan muka.
Orang yang sombong pun dapat dikenali dari cara berjalannya, biasannya dada dibusungkan dan kepala sedikit terangkat.
Sikap sombong juga sering datang pada saat kita mendapatkan kemenangan dalam suatu permainan atau keberhasilan dalam suatu bidang tertentu.
Padahal kita dilarang oleh Allah untuk berbuat sombong, karena kita sebagai manusia diciptakan oleh Allah itu dalam keadaan lemah, dari sejak lahir hingga masuk ke liang kubur, ini terbukti kalau manusia itu saling membutuhkan satu sama lainnya.
Pengusaha membutuhkan karyawan, Dokter membutuhkan pasien, pedagang membutuhkan pembeli dan banyak lagi contoh lainnya.
Kecenderungan berlaku sombong itu sebenarnya bisa dikendalikan apabila kita mau menuruti perintah Allah dan memikirkan akibat atau sanksi yang akan diberikan oleh Allah jika kita berlaku sombong, seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an surat Luqman ayat 18 yang berbunyi:"Janganlah kamu memaling muka dari manusia (Sombong), dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang sombong dan membanggakan diri.
Dan sederhanakanlah kamu berjalan, lunakkanlah suaramu, sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai."
16 July 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment