12 December 2008

Ketergesa-gesaan Dan Perlahan-lahan

Tak bisa dipungkiri bahwa manusia cenderung tergesa-gesa jika melakukan sesuatu yang dia inginkan, tanpa memikirkan atau mempertimbangkan apakah apa yang ia lakukan atau apakah keputusannya itu sudah benar.
Adapun definisi ketergesa-gesaan (ajalah) menurut imam Ghazali adalah maksud hati yang mendorong melakukan suatu perbuatan pada awal datangnya keinginan (bisikan) tanpa menahan diri dahulu. Kebalikannya adalah perlahan-lahan (anah), yaitu maksud hati yang mendorong melakukan sesuatu dengan kehati-hatian dalam segala urusan, tidak tergesa-gesa dalam melakukannya.

Banyak contoh orang yang gagal karena ketergesa-gesaan, karena tidak memperhitungkan langkah sehingga ia terperosok ke dalam jurang penyesalan.
Untuk bisa mengendalikan sifat yang tergesa-gesa perlu melatih kesabaran, mengendalikan keinginan dan tentu saja ingat kepada Allah yang tidak menyukai ketergesa-gesaan.
Tentu saja ketergesaan ini harus dilihat secara proporsional, karena ada hal-hal tertentu yang dibolehkan untuk "tergesa-gesa" dan janganlah perlahan-lahan diartikan dengan kemalasan.

No comments: