Pemilihan umum yang kini kerap digelar di Indonesia untuk memilih
pemimpin-pemimpin daerah
sangat banyak celah menimbulkan korupsi pada saat pemimpinnya sudah
terpilih. Ongkos yang mahal pada saat pemilukada membuat para calon
membutuhkan dukungan finansial yang besar, dan sudah bukan rahasia
lagi kalau dukungan finansial itu datangnya dari para pengusaha.
Nah biasanya setelah terpilih para kepala daerah terikat oleh
perasaan untuk balas budi, maka jika para pengusaha yang telah
mendukungnya itu meminta perizinan atau jika ada proyek-proyek, mereka
akan menjadi prioritas atau dipermudah meskipun itu tidak melalui
prosedur yang berlaku menurut aturan. nah loh! apa pada saat pengusaha
mendukung kampanye sang pejabat telah terjadi deal-deal tentang
janji-janji proyek? hmm.., itu tentang pemilukada, bagaimana dengan
PìlPres?
30 April 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment